


Dalam rangka memperluas pemahaman dan keterampilan mahasiswa Program Studi Perikanan Universitas Gorontalo, kegiatan praktek lapangan terpadu telah sukses diselenggarakan. Kegiatan ini melibatkan mata kuliah kunci seperti Biologi Laut, Koralogi, Manajemen Sumberdaya Perairan, dan Konservasi Sumberdaya Perairan.
Biologi Laut: Mahasiswa diberikan kesempatan untuk memahami secara mendalam ekosistem laut, belajar tentang kehidupan mikro dan makro di dalamnya, serta menganalisis dampak perubahan lingkungan terhadap keberlanjutan biota laut.
Koralogi: Fokus pada kajian terumbu karang dan ekosistemnya. Mahasiswa terlibat dalam kegiatan pengamatan langsung terumbu karang, mempelajari keanekaragaman hayati, dan memahami upaya pelestariannya.
Manajemen Sumberdaya Perairan: Bagian ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana sumber daya perairan harus dikelola secara berkelanjutan. Mahasiswa belajar strategi manajemen yang tepat untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan.
Konservasi Sumberdaya Perairan: Melalui kegiatan lapangan, mahasiswa terlibat langsung dalam upaya pelestarian sumber daya perairan. Mereka belajar tentang berbagai teknologi dan metode konservasi yang dapat diterapkan dalam perlindungan habitat perairan.
Muhamad Yasin Umsini Putra Olii S.Pi, M.Si selaku dosen program studi Perikanan mengatakan, “Kegiatan lapangan terpadu ini memberikan pengalaman praktis yang tak ternilai bagi para mahasiswa. Mereka tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis dari dosen, tetapi juga memperoleh wawasan langsung dari lapangan yang membantu mereka memahami secara menyeluruh tantangan dan potensi dalam bidang perikanan”.
Dosen dan pengajar terlibat aktif dalam mendampingi mahasiswa, memberikan bimbingan, serta memfasilitasi diskusi dan refleksi setelah kegiatan lapangan. Semua ini bertujuan untuk memperluas perspektif dan pemahaman mahasiswa terkait keberlanjutan sumber daya perairan. Diharapkan bahwa melalui kegiatan praktek lapangan terpadu ini, para mahasiswa akan mampu mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di kelas ke dunia nyata, serta menjadi agen perubahan positif dalam menjaga kelestarian sumber daya perairan di masa depan.